Gaji Agen Brilink Perbulan Kira-Kira Berapa ya? Apa Syarat Menjadi Agen?

Gaji Agen BRIlink – Tentunya tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi warga yang juga merupakan nasabah BRI (Bank Rakyat Indonesia).

Karena hampir setiap daerah sudah memiliki agen BRILink, dan hingga saat ini lebih dari ribuan agen BRILink siap menangani transaksi perbankan Anda. Dengan demikian, kenyamanan lebih terasa.

Nah, dalam hal ini, antam.co.id akan memberikan informasi mengenai upah, gaji bulanan, biaya atau dana yang diterima agen BRILink. Tentu banyak juga orang yang penasaran.

Saking banyaknya rumor yang beredar bahwa agen BRILink bisa mendapatkan gaji yang cukup tinggi, bahkan bisa melebihi GAJI pegawai BANK BRI itu sendiri. Tentu banyak yang penasaran dengan jumlah yang mereka terima setiap bulannya.

Jadi bagi Anda yang penasaran dengan gaji agen BRILink. Berikut ini adalah beberapa pembahasan secara lengkap yang kami akan ulas secara jelas, berikut penjelasannya!!

Apa itu Agen BRILink?

Agen BRILink sendiri merupakan program keagenan bank BRI yang memungkinkan nasabah untuk berpartisipasi dalam pemrosesan transaksi bank umum atau nasabah bank BRI.

Sehingga masyarakat tidak perlu datang ke bank untuk melakukan perbankan tertentu. Misalnya tarik tunai, transfer bank, setoran tunai, atau pembayaran tagihan.

Agen BRILink menyumbang penjualan sebesar Rp. 843,2 triliun pada periode Januari hingga Desember 2020. Hal ini membuktikan bahwa bertindak sebagai agen BRI dapat menawarkan peluang keuntungan yang besar dalam suatu bisnis.

Penghasilan atau gaji bulanan agen BRILink bisa mencapai Rp. 9-12 juta. Ini sangat mungkin jika Anda mendapatkan sekitar 3000 transaksi dalam sebulan. Sederhananya, jika Anda dapat menghasilkan 150.000 dalam satu hari, Anda akan menghasilkan 4.500.000 dalam sebulan.

Gaji yang Anda terima kemungkinan besar akan melebihi gaji karyawan BRI. Namun, itu membutuhkan ketekunan dan fokus pada bisnis apa pun, bahkan sebagai agen BRILink.

Oleh karena itu, Anda juga perlu mengembangkan, mempromosikan, dan menerapkan strategi pemasaran yang baik untuk meningkatkan transaksi di perusahaan Anda.

Gaji Agen Gaji Agen BRIlink

Jika dilihat dari kedua sumber pendapatan atau faktor gaji tersebut diatas. Tentu sudah bisa dijelaskan bahwa gaji agen BRILink semakin tinggi, semakin banyak transaksi yang dilakukan dengan agen BRILink.

Gaji-Agen-Gaji-Agen-BRIlink

Mungkin untuk agen BRILink yang baru bisa dikatakan jumlah pembayarannya masih sedikit karena masih mencari nasabah BRI dan masyarakat yang ingin bertransaksi. Namun, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Agen BRILink dapat menerima atau melakukan transaksi hingga 3000 kali per bulan. Besar kemungkinan agen BRILink bisa mendapatkan gaji Rp 9-12 juta. Atau jika suatu hari Anda dapat menghasilkan 150.000 rupee, maka Anda dapat menghasilkan 4,5 juta rupee sebulan.

Jika stabil dan dapat membidik transaksi bulanan, bisa dicerminkan gaji agen BRILink. Namun, namanya juga bisnis, pasti akan menjadi hari yang sibuk bagi Anda.

Keuntungan Menjadi Agen BRIlink

Potensi keuntungan dari bisnis agen Brilink sangat besar, bisa mencapai jutaan rupiah per bulan. Agen mendapatkan sharing fee 50:50 dari BRI.

Selain biaya sharing, agen juga mendapatkan biaya tambahan saat bertransaksi menggunakan mesin EDC. Biaya tambahan ini dipotong langsung dari biaya setiap transaksi nasabah yang besarnya ditentukan oleh Anda sebagai perantara Brilink.

Selain sharing fee dan biaya tambahan, agen juga mendapatkan dengan berbagai hadiah menarik untuk agen Brilink terbaik, misalnya THR untuk agen Brilink, Telkomsel Gold Harvest untuk agen Brilink, agen Super Brilink, dan berbagai program BRI lainnya. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai keuntungan menjadi agen Brilink:

a. Keuntungan Fee Tambahan

Ketika Anda melakukan transaksi dengan EDC, Anda mendapatkan 2 komisi sekaligus. Pertama komisi dari sharing fee BRI sendiri dan kedua komisi langsung yang dibayarkan nasabah kepada agen Brilink.

Besaran komisi atau biaya tambahan ditentukan oleh agen Brilink. Namun, broker tidak boleh menetapkan biaya secara sembarangan. Anda dapat mengatur biaya dengan agen Brilink lainnya di wilayah Anda.

Secara umum, tarif Brilink untuk setoran dan penarikan tunai dari rekening BRI adalah Rp 5.000 per transaksi. Namun, untuk setoran tunai di bank lain, tarif Brilink umumnya Rp 15.000 per transaksi.

Khusus untuk transaksi pembelian token listrik, fee yang diterima pelanggan umumnya Rp. 2.500, dan ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

b. Keuntungan Sharing Fee

Sharing fee merupakan sistem bagi hasil untuk setiap transaksi antara BRI dengan agen Brilink dengan nilai nominal yang disepakati kedua belah pihak. Pendapatan sharing fee BRI berbeda-beda untuk setiap transaksi.

Misalnya, agen Brilink menerima komisi Rp. 600 untuk setiap transfer ke BRI lain, sedangkan agen menerima komisi Rp. 3.500 untuk transfer dari BRI ke bank lain melalui Brilink. Jika agen kemudian melakukan transaksi pembelian atau pembayaran PLN, ia menerima komisi sebesar Rp. 1.350.

Produk dan Layanan Agen BRILink

Program keagenan BRI ini yakni telah menawarkan 3 jenis produk dan layanan yang bisa dinikmati oleh nasabah. Produk dan layanan tersebut adalah:

  • Lakupandai, merupakan layanan perbankan yang dapat dilakukan dengan agen BRI tanpa melalui sebuah jaringan kantor BRI. Termasuk setoran dan penarikan, penarikan tunai, laporan, isi ulang, setoran tunai, dan belanja merchant.
  • Mini ATM BRI, merupakan sebuah layanan transaksi tanpa uang tunai dengan mesin EDC BRI. Termasuk transfer dan pembayaran, informasi rekening, top-up, setoran tunai dan pendaftaran untuk mobile banking serta internet banking.
  • T-Bank, merupakan layanan keuangan digital dari BRI yang menggunakan nomor telepon sebagai nomor rekening untuk bertransaksi. Termasuk simpanan pinjaman, tabungan dan penarikan tunai.

Kenapa Harus Menjadi Agen BRILink?

Jumlah Agen BRILink Tambah mengenai Kenapa Harus Menjadi Agen BRILink. Simak ulasan yang telah kami sediakan dibawah ini!!

Kenapa-Harus-Menjadi-Agen-BRILink

Yang ingin memulai usaha silahkan mencoba menjadi agen BRI. Program keagenan ini menawarkan beberapa keunggulan, yaitu:

a. Komisi Langsung dari Pelanggan

Agen BRI adalah pihak yang memberikan layanan transaksi perbankan kepada masyarakat dan berhak menerima komisi langsung dari nasabah. Komisi dihitung dari kurs setiap transaksi yang dilakukan oleh pelanggan.

Meski tarif ditetapkan oleh agen sendiri, namun masih disesuaikan dengan agen BRI lainnya di daerah tersebut. Biasanya harga beli untuk nasabah BRILink adalah Rp. 5.000 per transaksi, disesuaikan dengan pedoman masing-masing agen.

b. Komisi dari Sharing Fee dengan Bank BRI

Komisi sharing fee dengan antara agen BRI dengan BRI adalah 50:50. Komisi ini diterima dari bonus untuk setiap transaksi yang dilakukan oleh pelanggan sebesar nilai yang disepakati.

Bonus setiap transaksi berbeda, misalnya dalam transfer ke BRI lain senilai Rp. 600, transfer dari bank lain senilai Rp. 3.500, transaksi pembayaran PLN senilai Rp. 1.350 dan lain sebagainya. Walaupun bonus yang diterima relatif kecil, jika dalam sebulan akan terakumulasi menjadi sangat baik.

c. Mendapat Asuransi Keagenan

Bukan hanya dari nominal gaji agen BRILink yang Anda peroleh. Sebagai agen BRI, Anda juga mendapatkan manfaat berupa asuransi jika terjadi kecelakaan atau kebakaran di tempat usaha.

d. Mendapat Pendampingan dalam Menjalankan Usaha

Bagi Anda yang memutuskan untuk menjadi agen BRILink, Anda akan mendapatkan bantuan dari BRI dan kesempatan untuk berinteraksi dengan lebih dari 2.000 trainer agen BRILink di seluruh Indonesia.

e. Branding BRI

Ketika Anda menjadi agen BRI, Anda tidak harus melalui kegiatan promosi yang sangat sulit. Karena BRI sudah memiliki branding yang baik dan sangat dekat dengan masyarakat.

Beberapa keuntungan di atas bisa didapatkan hanya dengan mengeluarkan uang Rp. 3.000.000 untuk mendaftar program keagenan ini dan mendapatkan perangkat EDC BRI.

Sementara itu, modal yang dibutuhkan untuk mengisi kembali saldo tersebut disetel ulang ke anggaran yang sudah ada. Saldo harus sesuai dengan kebutuhan transaksi nasabah.

Sebagai seorang wirausahawan, tentunya Anda harus siap dengan segala tantangan dan risiko yang mungkin muncul. Jika demikian, Anda harus dapat memenuhi tujuan transaksi yang ditetapkan oleh BRI.

Setidaknya transaksi 200 dengan per bulannya. Oleh karena itu, BRI mengenakan denda jika tujuan yang ditetapkan tidak tercapai.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan yang telah kami jelaskan dan kami siapkan khusus untuk kalian semuanya. Semoga bermanfaat ya teman-temen